Gunung Cikuray Mengerucutkan Daya Tarik


Welcome..."Dengkul ketemu muka" (kata mereka yang pernah mendaki gunung di Garut Jawa Barat ini)


Sebelum pendakian dimulai kami berinisiatif untuk mampir di sebuah sekolah dasar di kaki Gunung Cikuray, kami disarankan oleh penduduk setempat ke SD N Sukatani III yang letaknya dekat dengan pemancar televisi. Aktifitas kami di sini adalah menyumbangkan beberapa buku bacaan untuk anak-anak. Kami menyalurkan sumbangan buku dari teman-teman baik buku bekas layak baca maupun buku baru.


Bersama Anak-anak SDN Sukatani III

Sambil menyelam minum air, mampir ke sekolah pagi-pagi ternyata ada warung jajanan yang udah buka, mari serbuuuu.... ahahahay ^.*

Usai bersenang-senang dengan adik-adik sekolah dasar, Kami bergegas ke titik start trekking. Gunung Cikuray puncaknya berada di ketinggian 2.818 mdpl. Sepanjang pendakian kita disuguhi oleh tanjakan-tanjakan "tanpa basa-basi", mulai dari tanjakan selamat datang sebagai ajang "pemanasan" dari jalur pemancar. Lihat saja gambarnya di bawah ini, bergetar langsung nih kaki...


Tanjakan "Selamat Datang" Jalur Pemancar

Awal trekking melalui kebun teh yang cukup terjal dan licin, hati-hati mengatur napas jika sebelum start belum melakukan pemanasan badan. Sepoi-sepoi angin sejuk cukup menenangkan hmmmmmmhhh... Masih dijumpai kebun kubis juga di sini, tapi jangan coba-coba "panen" di kebun milik orang untuk survival ya ahahahah...

Jalur mulai rapat dengan semak perdu dan pohon-pohon besar ketika hampir sampai di pos 1. Total pos di jalur ini ada 6 pos. Bermalam di pos 6 cukup nyaman dan aman dari tiupan angin karena pohon masih lebat. Mendirikan tenda di puncak gunung juga masih memungkinkan namun jika cuaca kurang bersahabat angin bisa menerbangkan tenda-tenda, di puncak ini tidak ada pohon tapi hanya semak perdu. Tidak kusangka, ternyata ada bangunan permanen di puncak gunung ini, ukurannya kira-kira 3x3x3 meter, bagian atapnya biasanya dinaiki para pendaki yang ingin menikmati sunrise di ketinggian lebih dari 2.818 mdpl, tentunya naik ke atapnya tanpa bantuan tangga. Saya sebenarnya ingin mencoba menaiki atapnya, tapi malu takut disangka tukang panjat kelapa, ahihihihi...
Oke nikmati saja perjalanan ini....



Pemancar Televisi - Tempat Start Jalur Pemancar

Wuich.... Melihat tiang-tiang pemancar yang gagah ini kepala saya sampai mendongak. Ingat, target kita puncak Gunung Cikuray, bukan puncak tiang pemancar ini yaaa...



Pemandangan Setelah Melewati Kebun Teh di Awal Trekking


 Take a long deep breath... Rasakan segarnya udara di kaki gunung... Bercandalah dengan semilir angin yang menerpa wajah kita...




Sepanjang Jalur Trekking Hampir Seluruhnya Dijumpai Akar Melintang dan Batu-batu Besar





Sunrise di Puncak Gunung Cikuray, 8 September 2013

Garis cakrawala yang terbelah oleh sang raja matahari... Terima kasih Allah, Tuhanku.






Berlama-lama memandang ke depan tanpa ada dinding pembatas rasanya nyaman sekali.




Mereka menyebutnya "Kecoa" alias KEluarga CemOengudd eAaa
Ini apakah tidak ada nama yang lebih keren ya? masa kecoa sih?? ^_^



Kami ber-14 Berada di Tempat Start Trekking Jalur Pemancar



Terima kasih kawan-kawanku atas keceriaan dan semangatnya...
Yuk next trip *_^

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Savana Cikasur yang Melegenda di Gunung Argopuro (Part 1)

Pengibaran Bendera Sepanjang 1 Kilometer di Gunung Rakutak, Bandung