Permisi Danau Sentani...


Terbang ke Indonesia bagian timur menjadi pengalaman Saya untuk yang pertama kalinya di tahun 2012. Lima jam berada dalam pesawat membuat Saya tidak sabar ingin segera mendarat di tanah Papua. Hari masih pagi ketika pesawat siap landing di Bandara Sentani Jayapura yang kebetulan sedang berlangit cerah. Ketika melihat keluar jendela pesawat Saya begitu takjub pada pemandangan di bawah, ada deretan mirip pulau-pulau kecil yang berkelok dan berbukit-bukit. Pulau-pulau kecil ini tidak terletak di lautan, tapi berada di tengah-tengah sebuah danau yang luasnya 9.630 hektar!














 
Danau Sentani berlatar belakang pegunungan Cycloops yang merupakan cagar alam di Jayapura. Jika memancing di danau ini, masih banyak ditemukan berbagai jenis ikan air tawar. 

Menurut warga setempat, ada satu daya tarik pariwisata di Danau Sentani yang mampu menyedot wisatawan lokal hingga mancanegara, yaitu Festival Sentani. Festival Sentani diadakan sekali dalam setahun yaitu setiap tanggal 19 Juni dengan menyuguhkan berbagai tarian adat, kuliner Papua, musik dan atraksi-atraksi menarik budaya mereka.














Mengintip Bandara Sentani yang Mungil di Papua


Miris saat melintasi jalan raya di Jayapura melihat pemandangan bukit-bukit yang tereksploitasi sebagai tambang pasir. Hamparan hijau di atas bukit dikeruk pasirnya hingga meninggalkan bekas cerukan menganga. Lebih miris lagi ini tidak hanya dijumpai di satu bukit saja, namun banyak sepanjang Saya melintasi jalan dari bandara ke pusat Kota Jayapura. Pemerinta setempat perlu mengkaji ulang perijinan eksploitasi pasir di wilayahnya. Toh, ada pegunungan Cycloops yang merupakan cagar alam di Jayapura, kok masih banyak pengerukan pasir secara besar-besaran ya? 




Bukit Pasir yang Tereksplorasi



Lain kali jika Saya ke Jayapura kembali, Saya akan mencoba menghampiri Danau Sentani dari dekat, sekedar berperahu, memancing ataupun sekedar leyeh-leyeh di pinggiran danau. 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Savana Cikasur yang Melegenda di Gunung Argopuro (Part 1)

Pengibaran Bendera Sepanjang 1 Kilometer di Gunung Rakutak, Bandung